Minggu, 03 Desember 2023

Teknologi Informasi Dan Komunikasi Untuk Pembelajaran

 


    Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Pembelajaran dan Pengembangan Diri


Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) mencangkup dua hal yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Seperti yang sudah kita bahas di atas, teknologi informasi secara umum yaitu penggunaan sistem perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) dengan menggabungkan komputer dengan jalur komunikasi untuk mengelola dan menyampaikan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah suatu hardware atau perangkat keras dalam sebuah struktur yang digunakan untuk pertukaran informasi, tanda, dan data.

Teknologi informasi dan komunikasi atau sering disebut dengan kata TIK merupakan segala kegiatan yang berkaitan dengan pemrosesan, pengelolaan, dan penyampaian atau pemindahan informasi antar media. Adapun pengertian teknologi informasi dan komunikasi menurut para ahli yaitu :

Menurut Susanto, teknologi informasi dan komunikasi atau TIK adalah sebuah media atau alat bantu yang digunakan untuk mentransfer data baik itu untuk memperoleh suatu data atau informasi maupun memberikan informasi kepada orang lain serta dapat digunakan untuk alat berkomunikasi baik satu arah ataupun dua arah

Menurut Eric Deeson, Harper Vollins Publishers, teknologi informasi (TI) penanganan informasi dengan sarana listrik dan elektronik (mikroelektronika) merupakan suatu kebutuhan manusia didalam mengambil dan memindahkan, mengolah, dan memproses informasi dalam konteks sosial yang menguntungkan diri sendiri dan masyarakat keseluruhan.


Fungsi Teknologi Informasi dan Komunikasi

Secara umum fungsi TIK atau teknologi informasi dan komunikasi ada 3 yaitu :

1. Teknologi berfungsi sebagai alat (tools)

Yang dimaksud dengan teknologi sebagai alat yaitu teknologi berperan dalam pertukaran data, informasi, membuat data grafik, menghitung angka, mendesain, dll. Yang bisa digunakan oleh semua kalangan khususnya kamu yang masih mengenyam bangku sekolah. Di masa pandemi ini pasti kita menggunakan kecanggihan teknologi yang ada, sebagai alat untuk mengerjakan tugas dan lain lain.

2. Teknologi berfungsi sebagai ilmu pengetahuan (science)

Kecanggihan media sosial ataupun internet khususnya “google” sudah mandarah daging di kalangan umum. Teknologi tersebut bisa digunakan untuk mencari pengetahuan di seluruh dunia, mulai dari pengetahuan umum, mata pelajaran disekolah, informasi entertainment, dll. Tetapi dengan catatan bijak dalam menggunakan internet.

3. Teknologi sebagai bahan dan alat bantu untuk pembelajaran (literacy)

Teknologi sebagai bahan dan alat bantu untuk pembelajaran yaitu sebagai contoh seperti pembelajaran jarak jauh karena faktor pandemi. Pembelajaran ini menggunakan ponsel/PC yang digunakan di rumah masing-masing. Dengan teknologi yang ada memungkinkan para siswa/siswi dan guru untuk melakukan pembelajaran.

Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi Bagi Guru

Pertama dengan menggunakan teknologi maka guru akan sangat terbantu dalam menjalankan tugasnya dalam mengajar. Pembelajaran mereka akan lebih menarik sehingga akan dapat menumbuhkan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran dari guru. Gambar dan animasi materi pelajaran akan membuat siswa lebih mudah untuk memahami dan lebih tertarik untuk lebih mendalami materi. Teknologi informasi dan komunikasi juga membantu guru dalam menguasai media supaya dapat memperjelas penyajian materi yang di sampaikan ,membangkitkan motivasi dan minat siswa sehingga dapat mempelancar proses dan hasil belajar. Pemanfaatan media ini membuat guru tidak monoton, sehingga memudahkan guru untuk menjelaskan suatu materi dari A sampai Z, dan juga membuat pembelajaran menjadi lebih menarik.

Kedua, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi memudahkan guru untuk menggali informasi lebih dalam tentang materi pelajaran yang disampaikan. Dengan menguasai teknologi informasi dan komunikasi guru akan mudah dalam mengembangkan bahan ajarnya melalui internet. Guru dapat menggunakan internet untuk mencari materi pelajaran yang akan di ajarkan dan juga mengembangkan bahan ajarnya.

Ketiga, dengan teknologi informasi dan komunikasi yang dimanfaatkan guru dalam mengajarakan memberikan motivasi kepada siswa untuk belajar dan menciptakan kelas yang kondusif dan terkontrol, sehingga guru menyampaikan materi dengan nyaman.

Keempat, Dengan teknologi informasi dan komunikasi guru akan lebih pandai memilih media yang cocok untuk mata pelajaran tersebut dan guru akan mudah mendesain pembelajaran supaya pembelajaran lebih efektif dan efisien dan mudah difahami. agar pembelajaran menyenangkan guru harus bias mengemas materi agar lebih mudah dipahami siswa, menggunakan metode pembelajaran yang dapat menarik perhatian siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar, menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan materi untuk menarik perhatian siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar, maka disinilah pentingnya TIK bagi guru supaya bias mendasain pembelajaran dengan baik. Dengan TIK juga guru bias menguasai media dalam proses pembelajaran.

Kelima, Maanfaat TIK juga guru bias menerapkan pembelajaran online dengan menggunakan media berbasis computer serta sebuah jaringan, yang mana materi-materi dalam system pembelajaran online bias diakses melalui jaringan website, intranet, CD-ROM, dan DVD.

Keenam, dengan teknologi informasi dan komunikasi guru dapat memanfaatkan fasilitas yang ada sebagai sumber belajar seperti pemanfaatan media wifi, pemanfaatan media computer. Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi juga memecahkan masalah belajar supaya tidak monoton lagi dan pembelajaranpun akan lebih menarik. Dengan TIK guru akan bias membuat proses belajar mengajar menjadi kreatif.

Ketujuh, melalui teknologi informasi dan komunikasi yang dipakai guru dalam mengajar bias mengenalkan pada peserta didik hal-hal mengenai dunia di luar lingkungan sekitar yang lebih dulu mengalami perkembangan, kemajuan dibanding dengan daerah setempat. Sehingga pengetahuan mereka tidak hanya terbatas pada lingkungan mereka saja. Siswa juga bias menikmati pembelajaran yang sama dengan sekolah-sekolah lainnya, dan secara langsung siswa dapat mengoperasikan media berbasis teknologi informasi dan komunikasi tersebut. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam mengajar khususnya sekolah yang terletak di daerah merupakan suatu hal yang harus diterapkan.

Pemanfaatan TIK melalui internet memudahkan guru dalam berbagi informasi dengan guru lain maupun dengan siswa baik itulewat e-mail atau whatshap, mencari sumber bahan ajar, mencari metode baru dalam hal mengajar.

Dalam rangka menyesuaikan diri dengan kemajuan IPTEK dan era globalisasi, berbagai upaya telah ditempuh pemerintah untuk mengadakan pembaharuan dan peningkatan mutu pendidikan, yang tercermin dalam berbagai kebijakan. Salah satu kebijakan pemerintah antara lain dalam bentuk pembaharuan atau perubahan kurikulum, yang tentunya menuntut guru dan sekolah untuk lebih aktif dan kreatif mengadakan penyesuaian.

Dalam menanggapi berbagai kebijakan pemerintah itu, hampir semua sekolah merespon secara positif melalui berbagai tindakan, seperti:
  •  Mengirim guru untuk mengikuti kegiatan pelatihan, penataran, seminar dan workshop mengenai TIK.
  •  Mengadakan kegiatan pelatihan dan sosialisasi bagi seluruh guru dengan mendatangkan nara sumber.
  •  Melengkapi berbagai sarana dan media yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran.
  •  Melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan berbagai strategi dan metode, meskipun tidak semua sekolah mampu melaksanakan secara efektif.
  •  Mengadakan studi banding ke sekolah lain yang dipandang lebih maju.
Namun pada kenyataannya dilapangan masih banyak guru yang yang gagap teknologi dikarenakan mereka beranggapan bahwa pembelajaran tidak perlu menggunakan media TIK selain itu terkadang pihak sekolah mengirim guru yang sudah mahir dalam TIK, sehingga guru yang gaptek tidak mempunyai kesempatan untuk menggali ilmu tentang TIK. Para guru banyak yang terjebak pada metode pembelajaran konvensional. Padahal, kemajuan teknologi seperti internet bisa jadi sumber belajar yang menolong guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Namun masih banyak guru-guru yang gaptek khususnya guru-guru senior.

Pengembangan Potensi Peserta Didik




PENGERTIAN POTENSI 

    Secara umum pengertian potensi adalah sebuah kemampuan dasar yang dimiliki manusia yang sangat mungkin untuk dikembangkan, sehingga pada intinya potensi sendiri berarti suatu kemampuan yang masih bisa dikembangkan menjadi lebih baik lagi.

    Kata potensi berasal dari serapan dari bahasa Inggris, yaitu potencial. Artinya ada dua kata, yaitu, (1) kesanggupan; tenaga (2) dan kekuatan; kemungkinan. Sedangkan menurut kamus besar bahasa Indonesia, definisi potensi adalah kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan, kekuatan, kesanggupan, daya.Intinya, secara sederhana, potensi adalah sesuatu yang bisa kita kembangkan (Majdi, 2007:86). Potensi dapat diartikan sebagai kemampuan dasar dari sesuatu yang masih terpendam didalamnya yang menunggu untuk diwujudkan menjadi sesuatu kekuatan nyata dalam diri sesuatu tersebut (Wiyono, 2006:37). Dengan demikian potensi diri manusia adalah kemampuan dasar yang dimiliki manusia yang masih terpendam didalam dirinya yang menunggu untuk diwujudkan menjadi suatu manfaat nyata dalam kehidupan diri manusia. 

    Menurut Endra K Pihadhi (2004:6) potensi bisa disebut sebagai kekuatan, energi, atau kemampuan yang terpendam yang dimiliki dan belum dimanfaatkan secara optimal.Potensi diri yang dimaksud disini suatu kekuatan yang masih terpendam yang berupa fisik, karakter, minat, bakat, kecerdasan dan nilai-nilai yang terkandung dalam diri tetapi belum dimanfaatkan dan diolah. Sedangkan Sri Habsari (2005:2) menjelaskan, potensi diri adalah kemampuan dan kekuatan yang dimiliki oleh seseorang baik fisik maupun mental dan mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan bila dilatih dan ditunjang dengan sarana yang baik. Sedangkan diri adalah seperangkat proses atau ciri-ciri proses fisik, perilaku dan psikologis yang dimiliki. 2 Potensi diri merupakan kemampuan, kekuatan, baik yang belum terwujud maupun yang telah terwujud, yang dimiliki seseorang, tetapi belum sepenuhnya terlihat atau dipergunakan secara maksimal. Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa potensi diri adalah kemampuan dasar yang dimiliki oleh seseorang yang masih terpendam dan mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan jika didukung dengan latihan dan sarana yang memadai.



JENIS-JENIS POTENSI

Stelah kita mengetahui definisi dari Potensi diri diatas, Kita akan membahas macam-macam potensi diri pada manusia. Manusia memiliki beragam potensi diantaranya adalah sebagai berikut (Nashori, 2003:89): 
  1. Potensi Berfikir; Manusia memiliki potensi berfikir.Seringkali Alloh menyuruh manusia untuk berfikir, maka berfikir. Logikanya orang hanya disuruh berfikir karena ia memiliki potensi berfikir. Maka, dapat dikatakan bahwa setiap manusia memiliki potensi untuk belajar informasi-informasi baru, menghubungkan berbagai informasi, serta menghasilkan pemikiran baru. 
  2. Potensi Emosi; Potensi yang lain adalah potensi dalam bidang afeksi/emosi. Setiap manusia memilki potensi cita rasa, yang dengannya manusia dapat memahami orang lain, memahami suara alam, ingin mencintai dan dicintai, memperhatikan dan diperhatikan, menghargai dan dihargai, cenderung kepada keindahan. 
  3. Potensi Fisik; Adakalanya manusia memilki potensi yang luar biasa untuk membuat gerakan fisik yang efektif dan efisien serta memiliki kekuatan fisik yang tangguh.Orang yang berbakat dalam bidang fisik mampu mempelajari olah raga dengan cepat dan selalu menunjukkan permainan yang baik.
  4. Potensi Sosial; Pemilik potensi sosial yang besar memiliki kapasitas menyesuaikan diri dan mempengaruhi orang lain. Kemampuan menyesuaikan diri dan mempengaruhi orang lain didasari kemampuan belajarnya, baik dalam dataran pengetahuan maupun ketra


CARA MENGEMBANGKAN POTENSI DIRI
  • Membangun Keterampilan dan Pengetahuan yang Ada

Sebagai guru, kita perlu mencari tahu pengetahuan apa saja yang sudah siswa ketahui dan kemampuan apa saja yang perlu menjadi fokus pengembangan. Selalu ada pengetahuan sebelumnya yang bisa ditemukan dan akan ada cara untuk menggunakan pengetahuan tersebut dalam mengembangkan potensi siswa. Setelah mengetahuinya, hal yang perlu kita lakukan adalah mencari cara baru yang kreatif untuk kemudian menggunakannya dalam mengembangkan potensi siswa

  • Memberikan Motivasi Intrinsik

Biasanya, kita menggunakan motivasi eksternal untuk mendukung siswa belajar. Padahal, cara terbaik untuk memotivasi mereka adalah dengan mengubah pola pikirnya dalam belajar, termasuk mengenai potensi yang dimiliki. Kita bisa memberikan motivasi dan meyakini siswa bahwa potensi yang ada dalam dirinya dapat membawa keberhasilan jika dikembangkan secara optimal. Dengan begitu, tumbuh kesadaran dalam diri mereka untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.

  • Menentukan Tujuan dan Target

Siswa yang semangat belajarnya rendah biasanya disebabkan oleh ketidakpahaman mereka tentang tujuan dari pembelajaran. Mereka cenderung berpikir, ‘kalau tidak ada alasan untuk mempelajari hal itu, kenapa saya harus melakukannya?’.Nah, kita bisa mengatasi hambatan itu dengan menjelaskan tujuan setiap tugas dalam rangka mengembangkan potensi siswa. Ketika siswa memahami tujuan pengembangan potensi tersebut, mereka akan lebih cepat untuk terlibat di dalamnya dan berusaha mencapai target yang ditentukan.

  • Mengajarkan Pola Pikir untuk Berkembang

Berikan pemahaman pada siswa bahwa setiap orang bisa berkembang dan memperbaiki diri. Hal ini bisa membantu mereka untuk terus berusaha meningkatkan kemampuan dan memunculkan kepercayaan diri.

  •  Melibatkan Orang Tua
Mengembangkan potensi siswa tidak bisa kita lakukan sendiri, tapi juga butuh dukungan dari orang tua mereka. Dengan melibatkan orang tua dalam pendidikan dan mendorong mereka untuk membantu siswa berhasil, hal ini akan membawa pengaruh yang sangat besar dalam perkembangan pembelajaran siswa.

Teknologi Informasi Dan Komunikasi Untuk Pembelajaran

       Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Pembelajaran dan Pengembangan Diri Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) mencangku...